Diposkan pada Lomba

Pertamax Untuk Indonesia Lebih Baik

” Bu, aku menyumbang dua puluh ribu ya, ” kata Devin bungsuku dalam suatu perjalanan pulang dari jalan-jalan.

” Iya, terima kasih ya Nak, ” kataku terharu seraya menerima uang darinya. Kebetulan pagi hari nya Devin habis buka celengan dan dari hasil celengannya yang cuma 50 ribu dia berikan 20 ribu untukku. Saat  itu aku sedang berbicara dengan ayahnya tentang rencanaku menyumbang membuatkan besi pengganti  bapak tukang kerupuk tuna netra yang besi tempat naruh krupuknya  sudah keropos di dekat tempat tinggalku. Sungguh tidak kusangka, saat aku bercerita kepada ayahnya mau mengajak teman-temanku iuran , ia yang mendengar pembicaraan kami memberikan uang celengannya.

Devin bungsuku usianya 6 tahun. Meski terkadang agak menjengkelkan saat rebutan mainan dengan kakaknya, pada dasarnya ia anak yang baik. Jiwa sosialnya tinggi. Tak segan dia berbagi kepada pengemis, pemulung atau pun tukang becak yang ditemuinya.  Membuatnya berjiwa sosial tidak langsung dan serta merta. Butuh proses yang pada akhirnya membuat dia mau berbagi. Butuh role model atau contoh nyata kita sebagai orang tua nya untuk memberikan contoh yang baik tentang indahnya berbagi.  Memang tidak berpengaruh terhadap bangsa ini. Namun paling tidak ada sedikit kebaikan yang kita tanamkan.

Berbeda dengan adiknya hobi Faris kakaknya adalah menanam pohon. Usianya baru tujuh tahun , namun sangat mencintai tanaman. Banyak jenis pohon dia tanam di rumah memakai pot. Jika pot nya kurang, maka dia akan merengek meminta dibelikan pot, tanah sekaligus pupuknya. Memang tinggal di rumah kecil di kota seperti kami tidak bisa menanam pohon seperti kalau kita tinggal di kampung. Hobi Faris menanam biji-bijian. Biji buah yang habis dia makan, dia masukin pot. Kini dia mempunyai pohon mangga, pohon nangka, pohon salak kecil dan berbagai bunga di teras rumah kami. Jujur, aku tidak hobi menanam bunga atau tanaman. Maka saat kutanyakan kenapa dia menanam tanaman jawabannya sederhana.

” Agar udaranya segar Bu, ” katanya.  ” Kalau kita pergi ke rumah Akung di kampung  kan udaranya segar. Banyak pohonnya. Jadi Faris juga tanam  tanaman biar udaranya segar’ ” katanya. Jawaban sederhana dari seorang anak kecil.

Seperti kita ketahui, hidup di kota besar seperti Jakarta sulit sekali mendapatkan udara segar. Polusi akibat banyaknya kendaraan bermotor yang semakin memadati ibukota ada dimana-mana. Setiap hari ibukota dipenuhi oleh ribuan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Hampir 24 jam jalanan ibukota dipenuhi oleh asap kendaraan bermotor. Sebagai warga ibukota  kita tidak bisa terlepas dari itu. Mengurangi asap kendaraan bermotor di Jakarta adahal hal yang mustahil. Padahal seperti kita ketahui dampak pencemaran kendaraan bermotor ini sangat banyak. Bisa menyebabkan penuaan dini, keriput, batuk, stress , radang paru-paru dan sebagainya.

Kemacetan ibukota membuat polusi dimana-mana
Kemacetan ibukota membuat polusi dimana-mana.
Sumber : disini

Sebagai masyarakat awam , kita tentu tidak bisa menanggulangi pencemaran udara ini sendirian. Semakin banyaknya mobil murah , menambah padatnya ibu kota dan polusi udara. Namun ada satu hal kecil yang bisa kita lakukan yaitu mengganti kendaraan bermotor kita dengan Pertamax. Pertamax adalah bahan bakar andalan Pertamina . Dihasilkan dari minyak bumi dengan penambahan zat aditif pada saat pengolahannya di kilang minyak. Pertamax ini  bebas timbal dan ramah lingkungan. Dengan menggunakan Pertamax, selain mengurangi polusi udara, juga membuat mesin kita semakin awet. Dengan Pertamax performa mesin menjadi lebih awet karena pembakaran yang sempurna.Hal ini disebabkan karena Pertamax memiliki nilai oktan 92 yang stabilitas oksidasi yang tinggi dan kandungan olefin, aromatic dan benzene-nya pada level yang rendah .

Harga Pertamax lebih mahal
Harga Pertamax lebih mahal
Sumber : disini

Jika kita perhatikan harga Pertamax dan Pertamax Plus memang lebih mahal daripada harga Premium. Selisihnya bisa beberapa ribu rupiah. Itulah sebabnya dengan alasan irit, masih banyak mobil atau kendaraan bermotor injeksi yang seharusnya menggunakan Pertamax  masih menggunakan Premium sebagai bahan bakarnya. Sebagai anak yang kritis Devin pun sering bertanya    ” Mengapa ibu membeli Pertamax, kan harganya lebih mahal. Kenapa ibu tidak membeli Premium saja yang lebih murah? Nanti uang ibu habis” , katanya. Untuk menjawab pertanyaan seperti ini  harus menggunakan bahasa anak kecil .

” Devin mengapa suka berbagi kepada pengemis dan abang tukang becak, kan uang Devin bisa habis? ” tanyaku. ” Biar dapat pahala dan bisa berbagi. ” katanya.

” Sama…Nak, ibu memakai Pertamax agar bisa berbagi juga.  Premium adalah BBM bersubsidi. Artinya ditujukan untuk golongan yang tidak mampu. Jika kita mampu, maka kita harus membeli Pertamax.  Keuntungan Pertamax ini bisa digunakan untuk membeli komputer bagi sekolah-sekolah, untuk memberi beasiswa bagi masyarakat yang tidak mampu, untuk berbagai kegiatan sosial seperti menyumbang musibah gempa dan sebagainya. “

Si kecil pun manggut-manggut dan mengerti kenapa setiap mengisi bensin saat berangkat sekolah ibunya menuju tulisan Pertamax dan bukan Premium. Selain itu karena motorku adalah motor injeksi, agar awet harus menggunakan Pertamax sebagai bahan bakarnya. Selain aku, suamiku yang menggunakan motor injeksi  untuk berangkat ke kantor juga menggunakan Pertamax sebagai bahan bakar motornya.

Siap-siap berangkat sekolah
Siap-siap berangkat sekolah

Kita memang tidak bisa mengubah Indonesia dalam waktu singkat. Namun hal kecil yang kita kerjakan mampu memberi contoh untuk membuat Indonesia lebih baik. Dengan membeli Pertamax secara tidak langsung kita sedikit mengurangi polusi yang ada. Kita memang tidak bisa menanam seribu pohon, namun dengan menggunakan Pertamax polusi udara bisa kita kurangi meskipun kecil sekali.

Pemerintah selama ini melakukan beragam cara untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi, salah satu diantaranya dengan RFID. Adapun wacana lain dengan penggunaan stiker, kartu, BBM nontunai hingga mewajibkan kendaraan pemerintah untuk menggunakan BBM nonsubsidi. Saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya memasang alat yang namanya RFID atau Radio Frequency Identification Card. Dengan alat RFID ini penggunaan BBM bersubsidi dibatas yaitu 0,7 liter buat motor dan 3 liter perhari untuk mobil.

Pemasangan alat RFID. Sumber : disini
Pemasangan alat RFID. Sumber : disini

Dengan segala keterbatasan kita, kita memang tidak bisa menolong seluruh rakyat Indonesia. Namun dengan membeli Pertamax BBM non subsidi kita bisa menanamkan arti berbagi kepada anak kita. Dengan menggunakan BBM non bersubsidi, uang subsidi , hasil-hasil keuntungan Pertamina bisa dimanfaatkan untuk berbagai tujuan kemanusiaan.

Berikut beberapa program sosial Pertamina :

1. Pertamina dan Pendidikan

Salah satu programnya adalah memberikan kepada 1.450 Siswa di Jabodetabek, 300 mahasiswa diploma di Padang, Palembang, dan Solo, Beasiswa S 2 untuk 25 PNS Non Dosen dan 25 pegawai DESDM, beasiswa 10 siswa terbaik untuk menempuh pendidikan tinggi di ITB, S 2 luar negeri dan beasiswa untuk 100 siswa madrasah.  Selain itu CSR Pertamina juga melakukan program pemberdayaan dan sinergis untuk kemajuan pendidikan  masyakat melalui renovasi 14 SD di Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur (Madura), Pembangunan Gedung Serbaguna Universitas Sam Ratulangi,          Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Guru di NTT, Program Rumah Pena, Renovasi Sekolah Indonesia – Jepang, dan Pembangunan Green                  House IPB, serta kontribusi peningkatan akses pendidikan di unit-unit operasi Pertamina.

2.  Pertamina dan Masyarakat

Sedangkan sebagai kepedulian terhadap masyarakat yang terkena musibah bencana alam, CSR Pertamina melakukan sejumlah program disaster.                 Mulai dari kegiatan pra bencana seperti pelatihan dan workshop, kegiatan tanggap darurat, sampai dengan kegiatan pasca bencana yang meliputi                 pemulihan/rehabilitasi (recovery) . Pertamina Perduli telah melakukan aksi penanggulangan keadaan tanggap darurat dengan memberikan bantuan           bagi para korban serta pertolongan medis pada sejumlah musibah bencana nasional di tanah air.

3. Pertamina dan Kesehatan

PT. Pertamina (Persero) melalui kegiatan Pertamina Sehati sejak tahun 2004 telah mewujudkan kepeduliannya terhadap isu kesehatan masyarakat                khususnya kesehatan anak dan ibu. Pada tahun 2009 program Pertamina Sehati menjangkau 29 area  di seluruh Indonesia dengan cakupan sekitar               15.000 penerima manfaat. Sedangkan pada tahun 2010 , Pertamina Sehati telah berhasil melaksanakan lebih dari 3800 kegiatan yang tersebar di                     seluruh Indonesia yang berupa pelatihan kader-kader, program pengendalian berat badan, pelatihan ibu hamil, serta pengenalan mengenai asupan             makanan sehat dan bernutrisi. Lewat kegiatan tersebut Pertamina Sehati berhasil mencapai jumlah penerima manfaat lebih dari 63.000 orang.

4.  Pertamina dan lingkungan

Salah satu kegiatannya adalah Green Planet. Yaitu program penanaman pohon dan konversi mangrove yang dilaksanakan melalui aksi langsung                    penanaman,pembagian  bibit pohon  kepada  warga dalam sejumlah kegiatan masyarakat dan kampanye lingkungan. Pada tahun 2009 telah                             didistribusikan sekitar 100.000 pohon  di Jakarta dan di wilayah-wilayah operasi Pertamina di Indonesia.Pertamina menanam pohon-pohon tersebut di       berbagai area, termasuk lahan kritis dan perkotaan. Jenis tanaman bervariasi, dari pohon produktif seperti mangga, rambutan, belimbing, juga                       mangroove dan pohon pelindung seperti akasia dan jati.

(sumber : http://www.pertamina.com/)

Kita memang tidak bisa mengubah Indonesia menjadi lebih baik dalam waktu singkat. Namun perlu proses, tenaga dan usaha yang terus-menerus dan berkesinambungan. Melalui @PertamaxInD mari kita wujudkan Indonesia lebih baik .

Struk Pertamax
Struk Pertamax

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis #Apaidemu dari @PertamaxIND

Iklan

Penulis:

Seorang ibu rumah tangga dengan dua jagoan yang hobi membaca dan menulis

6 tanggapan untuk “Pertamax Untuk Indonesia Lebih Baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s