Diposkan pada Lomba

Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi Dengan SMSBunda

Seminggu yang lalu adikku cerita ke rumah. Dia baru saja menjenguk mama teman sekolah anaknya yang berada di rumah sakit.

“Mbak..kasihan ya Mama Tia (bukan nama sebenarnya) sekarang dia masih di rumah sakit dan belum boleh pulang karena belum bayar biaya Rumah Sakit”, kata adikku.

“Emang sakit apa temenmu?”,  tanyaku.

” Kemarin dia melahirkan mbak, bayinya meninggal dan dia belum bisa bayar biaya rumah sakit. Jadi tadi kami mama-mama di sekolah iuran patungan buat keluarin dia dari rumah sakit. Tapi tetap aja masih kurang “, kata adikku.

“Kok bayinya bisa meninggal, memangnya kenapa? “tanyaku.

“Iya Mbak..dia sudah lewat HPL hampir dua minggu, tapi dibiarin aja. Mungkin nggak tahu kalau itu berbahaya. Pas mules dua minggu setelah HPL dia baru ke bidan. Kata bidannya bayinya sudah keracunan dan nggak berani membantu persalinan. Akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit. Trus di sana dioperasi cesar tapi bayinya sudah keburu meninggal. Kasihan ya Mbak. Mana orang nggak mampu “, kata adikku.

Aku langsung ikutan lemes dengarnya. Tiap mendengar berita bayi atau ibu meninggal aku langsung lemes. Ya iyalah…ikut deg-degan. Soalnya kan aku juga lagi hamil. Sekarang usia kehamilanku 39 minggu dan tinggal menunggu hari kelahiran seminggu lagi.

Ternyata baru kutahu bahwa tidak semua ibu mampu untuk memeriksakan kandungannya rutin ke rumah sakit atau bidan. Padahal memeriksakan kandungan secara teratur itu penting banget bagi ibu hamil agar tahu keadaan bayi yang dikandungnya. Mama Tia adalah salah satu contoh orang yang tidak mengerti bahaya tentang telatnya HPL bagi keselamatan bayinya. Kondisi ekonomi yang pas-pasan dan tidak bisa mengakses internet untuk browsing artikel kesehatan dan tidak adanya biaya untuk ke bidan semingggu sekali setelah usia kehamilan 36 minggu membuat dia tidak tahu bahaya telat HPL.

Itu adalah cerita Mama Tia temen adikku di sekolah anaknya. Lain lagi cerita tetangga satu komplek denganku. Beberapa bulan yang lalu tetanggaku meninggal setelah melahirkan anak kelimanya melalui operasi cesar karena pendarahan. Melahirkan berkali-kali dengan operasi cesar sebenarnya beresiko terhadap keselamatan ibu. Ketidaktahuan ibu tentang bahaya cesar berkali-kali dan kehamilan beresiko ini membuat si ibu masih hamil. Padahal proses persalinan cesar berkali-kali beresiko terhadap keselamatan ibu.

Latar belakang SMS Bunda

Saat ini Indonesia adalah Negara dengan tingkat kematian ibu tertingggi di Asia Tenggara. Begitu juga dengan tingkat kematian bayi baru lahir ( berusia 0-28 hari) tergolong tinggi. Saat ini jumlah kematian bayi baru lahir adalah 60% dari keseluruhan kematian bayi dibawah usia satu tahun dengan tingkat ketahanan hidup bayi baru lahir yang tidak mengalami perbaikan sejak 2002. Sebagian besar kematian ini sebenarnya dapat di cegah dengan penanganan yang tepat selama kehamilan, persalinan dan paska melahirkan. Data menunjukan walaupun mayoritas wanita di Indonesia menerima perawatan antenatal selama heamilan, hanya sekitar 53% yang mendapatkan informasi mengenai tanda-tanda komplikasi kehamilan selama kunjungan.

Dengan adanya latar belakang tersebut sekarang pemerintah membuat program bernama SMSBunda. Untuk menjangkau para ibu hamil dan yang baru melahirkan dengan informasi perawatan antenatal, kelahiran dan paska kelahiran, Jhpiego, dengan dukungan dari GE Foundation mengembangkan pelayanan berbasis SMS, yaitu SMSbunda.

SMS bunda adalah layanan gratis, dan siapa saja bisa mendapatkan informasi kesehatan ibu dan bayi ini dengan cara mendafatarkan nomor ponselnya ( HP ) dan mencantumkan tanggal perkiraan lahir.

Penanganan yang cepat dan tepat selama kehamilan dan sesudah kelahiran mampu menyelamatkan nyawa bayi dan ibu. Bila ibu dan keluarganya memiliki pengetahuan tentang praktek perawatan kesehatan, tanda bayi pada ibu dan bayi baru lahir, juga perawatan dasar bayi baru lahir, diharapkan mereka akan lebih mampu merawat dirinya dan bayinya, serta paham cara mencari penanganan disaat komplikasi terjadi.
.
SMSbunda mengirimkan informasi kepada ibu langsung ke telpon genggamnya. Baik ibu yang tengah hamil, baru saja melahirkan, maupun mereka yang jarang bersentuhan langsung dengan system kesehatan. SMSbunda menyediakan informasi yang dapat dipercaya, tentang kehamilan dan masa nifas, dan mendorong mereka untuk terhubung dengan system kesehatan.

Pendaftaran bisa dilakukan kapan saja selama masa kehamilan. Selama kehamilan, SMSbunda akan mengirimkan informasi secara teratur seputar perawatan antenatal. Dibulan terakhir kehamilan, pesan berisi informasi hari hari pertama sesudah melahirkan ( untuk ibu dan bayi ). Dibulan pertama kelahiran, SMSbunda akan mengirimkan informasi tentang kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

sms bunda
Sumber foto : smsbunda.or.id

Mudah sekali kan caranya? Cukup mendaftar dengan cara ketik: SMSBunda dan kirim ke nomor HP 08118 469 468 kita otomatis terdaftar di layanan ini. Karena lagi hamil 39 minggu aku juga ikut mensukseskan program pemerintah ini loh. Lumayan nanti aku akan mendapat sms dari SMSBunda sampai anakku berumur dua tahun.

smsbunda gratis
Tips sampai anak umur 2 tahun
aku hamil 32 minggu.jpg ok
aku dan debay 32 weeks

Cara mendaftarnya cukup mudah. Jadi aku tinggal ketik: SMSBunda dan kirim ke 08118 469 468. Tak berapa lama aku langsung mendapatkan balasan dari SMSBunda dan memasukkan Hari Perkiraan Lahir anakku. Kebetulan HPL nya tanggal 1 September besok. Waah deg-degan nih. Setelah itu dapat balasan lagi dari SMS Bunda untuk memasukkan kota tempat tinggalku. Seperti ini nih penampakan sms nya.

sms bunda fadev
Balasan dari SMS Bunda untukku

 

sms bunda okee
SMSBunda yang kuterima di HP ku

 

Beberapa kegiatan SMSBunda bisa dilihat di foto-foto berikut ini :

pengguna sms bunda
Salah satu pengguna SMSBunda (smsbunda.or.id)
kegiatan
kegiatan SMSBunda (smsbunda.or.id)

Sejak diluncurkan pada tahun 2015 lalu perkembangan SMSBunda ini cukup pesat. Terbukti per bulan Februari 2016 data pengguna SMSBunda ini meningkat pesat menjadi 188.408 pengguna dan berasal dari 222 kota di seluruh Indonesia.

perkembangan sms bunda
Data Februari 2016 (sumber: smsbunda.or.id)

Data terbaru  perkembangan SMSBunda semakin pesat. Sampai Bulan Juli sms yang ada sampai 11.509.661 sms dengan jumlah  ayah/ibu sebanyak 284.661 orang dan tersebar di 269 kota. 

Berdasarkan data pengguna SMSBunda mendaftarkan diri melalui telepon genggamnya masing-masing sebanyak  75 persen dan 10 persen didaftarkan oleh bidan dan 15 persen melalui penjaringan atau pendataan calon pengguna.

pendaftran sms bunda
presentase pendaftaran SMSBunda ( sumber: smsbunda.or.id)

Dengan adanya SMSBunda ini  diharapkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir dapat ditekan . Karena melalui SMSbunda ini  pentingnya menerima perawatan dari tenaga terampil selama kehamilan, saat melahirkan dan setelah melahirkan; tanda-tanda komplikasi kehamilan deteksi sejak awal; persiapan melahirkan; dan tanda-tanda penyakit pada bayi baru lahir dapat diketahui sejak dini.

Yuk..ibu-ibu hamil kita ikut mensukseskan program mencegah kematian ibu dan bayi lahir dengan mengikuti program SMSbunda . Untuk mengetahui lebih lanjut tentang SMSBunda bisa kunjungi media sosial SMSBunda di bawah ini:

media sosial 

Sumber referensi : http://www.smsbunda.or.id 

 

 

Iklan

Penulis:

Seorang ibu rumah tangga dengan dua jagoan yang hobi membaca dan menulis

23 tanggapan untuk “Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi Dengan SMSBunda

  1. waah bagusnya program inu, makin mendekat dengan para bunda memudahkan mereka mengakses layanan dan informasi kesehatan ibu dan anak.
    btw sehat2 dan lancar ya mbaa… kapan dedek bayinya lahir?

  2. saya tuh suka sedih banget kalau tau ada anak masih kecil sudah ditinggal wafat orang tua. Walaupun gak kenal, tapi tetap suka merasa sedih banget. Semoga program ini benar-benar bisa mengurangi angka kematian ibu dan bayi

  3. Waah berguna banget ya Mbak SMSBunda ini.Terutama buat ibu hamil yang minim akses internet buat informasi kesehatan. Karena dikirimi informasi seputar kehamilan dari SMSBunda gratis..Terima kasih infonya.

  4. Waah berguna banget ya Mbak SMSBunda ini.Terutama buat ibu hamil yang minim akses internet buat informasi kesehatan. Karena dikirimi informasi seputar kehamilan dari SMSBunda gratis..

  5. Wah program yang bagus sekali ini. Berarti terkait usia kandungan lewat hpl apakah ada info2 yg menyatakan ibu harus ke dokter /rs/bidan bila ada tanda2 tertentu ya? Lalu untuk ibu hamil dengan penyakit penyerta seperti hipertensi apakah ada informasi khusus yang bisa dipilih?

    1. Kalau lewat HPL biasanya memang harus segera periksa ke dokter atau bidan Mbak Dian. Soalnya seperti yang saya tahu dan dari beberapa artikel yang saya baca kalau lewat HPL ketubannya menjadi keruh dan menjadi racun buat bayi. Jadi kalaupun belum mulas dan dianggap berbahaya harus dilakukan tindakan operasi cesar. Sama halnya dengan hipertensi.Ibu tidak bisa melahirkan normal karena beresiko dan harus melahirkan dengan cara operasi cesar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s