Diposkan pada Lomba

Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi Dengan SMSBunda


Seminggu yang lalu adikku cerita ke rumah. Dia baru saja menjenguk mama teman sekolah anaknya yang berada di rumah sakit.

“Mbak..kasihan ya Mama Tia (bukan nama sebenarnya) sekarang dia masih di rumah sakit dan belum boleh pulang karena belum bayar biaya Rumah Sakit”, kata adikku.

“Emang sakit apa temenmu?”,  tanyaku.

” Kemarin dia melahirkan mbak, bayinya meninggal dan dia belum bisa bayar biaya rumah sakit. Jadi tadi kami mama-mama di sekolah iuran patungan buat keluarin dia dari rumah sakit. Tapi tetap aja masih kurang “, kata adikku.

Lanjutkan membaca “Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi Dengan SMSBunda”

Diposkan pada Lomba

Berartinya Sebuah Penghargaan


Senin pagi di sebuah Sekolah Menengah Pertama di Magelang. Anak-anak mengikuti upacara bendera dengan tertib. Upacara berlangsung khidmat. Dan tiba saatnya Bapak Kepala Sekolah menyampaikan amanat dan pengumuman penting. Tiba-tiba namaku dipanggil ke depan. Aku  terlonjak kaget. Disaksikan ratusan murid berbaju putih biru  aku menerima piagam dan bingkisan cokelat itu. Itu adalah kenangan 26 tahun silam saat aku duduk di kelas satu SMP. Penghargaan pertama yang kuperoleh di SMP.

Selembar piagam bertuliskan juara umum ketiga dalam semester pertama dari 240 siswa kelas satu itu begitu membekas di hati. Mematahkan semua rasa minder saat aku si anak desa mampu bersaing dengan anak-anak kota di SMP ku. Pun bungkusan cokelat berisi beberapa buah buku tulis bergambar logo SMP ku. Membuat rasa bangga dan support tersendiri untukku. Bukan nilainya yang hanya beberapa buah buku tulis. Namun penghargaan sekolah atas prestasiku menjadi juara umum ketiga membuatku merasa ‘ada’. Segala usaha dan ketekunan belajar selama ini diberi penghargaan dari sekolah.

Lanjutkan membaca “Berartinya Sebuah Penghargaan”

Diposkan pada Lomba

Tampil Kompak Dengan Ethica Busana Muslim Untuk Keluarga


Sebagai keluarga muda….ciee…ngakunya keluarga muda.  Padahal umur sih nggak bisa bohong. Nggak papa ya ngaku jadi keluarga muda. Sebagai keluarga muda kami suka banget tampil pakai baju seragam. Apalagi kami suka traveling alias jalan-jalan. Rasanya suka aja pas lihat  foto jalan-jalan dan kami kelihatan kompak. Rasanya gimana….gitu.

Karena suka tampil kompak sejak anak-anak masih kecil, jadi kami punya banyak baju kembaran dari berbagai warna. Dari hitam, biru, merah  bahkan warna kuning pun kami punya. Rasanya kalau jalan-jalan pakai baju seragam serasa menajdi keluarga kompak dan harmonis gitu. Ciieee….Dan..untungnya lagi si ayah pun mau dipakein baju warna senada sama kita-kita. Padahal kan biasanya para ayah susah ya dipakein baju seragam sama istri dan anaknya. Dari alasan males sampai alasan malu. Untungnya si ayah nih mau-mau aja. Hihi..

Lanjutkan membaca “Tampil Kompak Dengan Ethica Busana Muslim Untuk Keluarga”

Diposkan pada Lomba

Mimpi Itu Bernama Eropa


passport to happines

Penulis buku ini yaitu Mbak Ollie menceritakan perjalanannya di 11 kota dalam 11 cerita. Semua orang mempunyai arti bahagia dengan definisi masing-masing. Mbak Ollie ternyata menemukan kebahagiaannya dengan perjalanan. Banyak kisah bahagia di kota-kota yang dikunjunginya.

Bagiku perjalanan selalu menyisakan banyak kenangan. Kenangan manis, kenangan pahit dan juga kenangan gado-gado. Entahlah sejak kapan tiba-tiba aku suka traveling atau piknik. Tiba-tiba saja aku suka jalan. Entah punya uang atau tidak. Meskipun harus menghabiskan tabungan yang dikumpulkan. Semua perjalananku bisa dibaca di sini. Dari sekian banyak perjalanan ada satu perjalanan yang paling berkesan dan membahagiakan. Perjalananku ke Eropa tiga tahun yang lalu.

Lanjutkan membaca “Mimpi Itu Bernama Eropa”

Diposkan pada Lomba

Pentingnya Edukasi Finansial Sejak Dini


Suatu hari seorang teman menulis di status Facebook kurang lebih begini ” Aduh si dedek dibawain uang seratus ribu, cuma beli satu kotak susu kecil kenapa kembalinya cuma empat puluh ribuan sekian ? Gimana sih mbak kasirnya ?” Dan berbagai komen pun bermunculan di status. Sebagian besar menyalahkan mbak kasir yang dianggap curang karena bisa menipu anak kecil dengan kembalian yang kurang. Sebagian menyalahkan si teman karena anak kecil diberi uang seratus ribu hanya untuk membeli susu. Kalau aku pribadi berpendapat kesalahan ada di kedua belah pihak. Pertama kepada temanku karena memberikan uang seratus ribu hanya untuk membeli satu kotak susu kecil seharga tiga ribuan. Kedua kepada mbak kasir yang tidak memberikan kembalian sebagaimana mestinya. Sebenarnya kasus tersebut tidak akan terjadi jika si anak mengerti akan mata uang sehingga dia bisa menghitung berapa uang kembaliannya.

Lanjutkan membaca “Pentingnya Edukasi Finansial Sejak Dini”

Diposkan pada Lomba

Aksi Sehat Lima Menit Mama Lime


Siapa sih yang tidak  ingin sehat? Pasti semua orang ingin sehat. Begitu juga aku sebagai ibu.  Sebagai ibu aku ingin seluruh keluargaku sehat dan mendapat asupan gizi yang baik. Selain olah raga teratur, menyajikan makan berupa sayuran dan buah-buahan adalah salah satu caraku untuk membuat keluargaku sehat.

Masalahnya  seperti kita ketahui sayur dan buah-buahan yang kita konsumsi banyak mengandung pestisida. Pestisida adalah bahan kimia yang bersifat racun untuk membunuh hama. Pestisida ini masih menempel pada sayur-sayuran dan buah-buahan pada saat dijual karena belum dicuci. Pestisida tentu saja berbahaya bagi tubuh kita karena bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan kanker.

Lanjutkan membaca “Aksi Sehat Lima Menit Mama Lime”

Diposkan pada Lomba

Semi Final Zona Main Rinso


Cerita ini sebenarnya sudah lama, namun baru sempat menuliskannya di blog karena tertutup postingan lain. Jadi baru sempat nulis deh. Selasa 4 Maret 2014 kami bertanding di semi Final Zona Main Rinso.

Pagi- pagi jam tujuh kami sudah berangkat dari rumah naik taksi. Tentu saja sambil membawa mbak Ida untuk jagain Devin. Dari rumah belum sempat sarapan nasi, hanya sarapan roti saja. Ternyata jalanan macet dan kami baru tiba sekitar pukul 9 pagi di Buperta Cibubur.

Lanjutkan membaca “Semi Final Zona Main Rinso”